Puasa atau shaum merupakan rukun islam yang ke-4, maka dari itu puasa di bulan suci Ramadhan sudah menjadi kewajiban bagi umat yang beragama islam.
Puasa secara Puasa secara bahasa adalah "menahan".
sedangkan secara istilah, yaitu menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dari mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari semata-mata karena Allah swt.
Puasa umat islam, mungkin berbeda dengan puasa yang lainnya. karena pada puasa yang lain mungkin hanya membatasi sebagian hal, menahan makan dan minum saja. Namun pada kenyataannya puasa tidak hanya menahan makan dan minum saja, tetapi dapat mengahalangi aktivitas seksual/melakukan hubungan intim dan juga yang lainnya. Puasa dilakukan untuk menunaikan ibadah, selain itu juga puasa dapat meningkatkan kualitas hidup spiritual seseorang yang melakukan puasa tersebut. Intinya adalah puasa bertujuan untuk mengekang diri dari sebuah keinginan yang dilarang.
Syarat sah puasa :
1. Suci dari haid dan nifas
Sebelum berpuasa, pastikan bahwa kita tidak dalam keadaan haid/nifas. mengapa demikian? karena ketika sedang dalam keadaan haid/nifas sudah pasti kita mengeluarkan darah kotor. Maka haram hukumnya untuk melakukan puasa.
2. Niat
Niat merupakan syarat sahnya puasa, karena puasa merupakan ibadah dan ibadah itu sendiri tidak akan sah jika tidak ada niat terlebih dahulu. sebagaimana sabda Nabi SAW :
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
“
Sesungguhnya setiap amal itu tergantung dari niatnya.
Niat ketika puasa mesti dilakukan agar dapat membedakan antara menahan lapar dan minum dengan yang lainnya. karena menahan lapar juga mungkin bisa jadi kebiasaan yang dilakukan, contohnya ketika diet, atau sakit.
Mungkin ada sebagian orang yang bingung, bagaimana cara melakukan niat? niat tidak hanya sekedar diucapkan/dilafadzhkan, tetapi niat juga di dalam hati.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,
وَالنِّيَّةُ
مَحَلُّهَا الْقَلْبُ بِاتِّفَاقِ الْعُلَمَاءِ ؛ فَإِنْ نَوَى بِقَلْبِهِ
وَلَمْ يَتَكَلَّمْ بِلِسَانِهِ أَجْزَأَتْهُ النِّيَّةُ بِاتِّفَاقِهِمْ
“Niat itu letaknya di hati berdasarkan kesepakatan ulama. Jika
seseorang berniat di hatinya tanpa ia lafazhkan dengan lisannya, maka
niatnya sudah dianggap sah berdasarkan kesepakatan para ulama.”
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah juga menjelaskan, “Barang siapa yang ingin melakukan sesuatu, maka secara pasti orang tersebut telah berniat. Contohnya ketika seseorang pergi ke suatu tempat dan melihat barang, kemudian orang tersebut membelinya, maka sudah pasti bahwa orang itu telah berniat untuk membelinya.
Syarat Wajib Puasa Ramadhan
Berikut ini adalah syarat wajib
untuk menjalankan puasa Ramadhan :
1. Mempunyai keyakinan Islam atau beragama Islam
Puasa ramadhan harus dilakukan oleh orang yang beragama islam, karena puasa ini wajib dilaksanakan oleh umat muslim dan hanya ada dalam agama islam.
2. Telah melalui masa baligh atau telah mencapai umur dewasa
Biasanya tanda-tanda ketika orang sudah baligh bagi laki-laki yaitu mimpi basah, sedangkan pada perempuan yaitu haid.
3. Mempunyai akal
Ketika orang yang tidak mempunyai akal kemudian berpuasa, mungkin saja orang itu tidak ada niat terlebih dahulu dan kurang paham mengenai puasa itu sendiri. Karena niat merupakan syarat sahnya puasa.
4. Sehat jasmani dan rohani
Mengapa puasa harus dilakukan oleh orang yang sedang dalam keadaan sehat? karena seperti yang kita ketahui, ketika orang sedang dalam keadaan sakit maka orang tersebut perlu asupan gizi atau makan secara teratur.
5. Bukan seorang musafir atau sedang melakukan perjalanan jauh
Orang yang sedang melakukan perjalanan sudah dipastikan bahwa orang tersebut tidak akan kuat jika berpuasa, apalagi perjalanan itu nerupakan perjalanan yang sangat jauh.
6. Suci dari haid dan nifas
Hal ini biasanya terjadi perempuan, mengapa wanita yang sedang haid tidak diperbolehkan untuk berpuasa? karena ketika wanita dalam keadaan haid maka perempuan tersebut sedang mengeluarkan darah kotor, begitupula pada perempuan yang sedang nifas/selesai melahirkan.
7. Mampu atau kuat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan
Syarat yang berkaitan dengan sehat jasmani dan rohani, Allah tidak akan memberatkan umatnya meskipun hal tersebut wajib. Namun hal ini diberlakukan untuk orang yang sedang dalam keadaan sakit, atau anak lecil yang memang belum mampu untuk berpuasa. Tetapi alangkah baiknya jika kita membimbing anak kita yang umurnya sudah mencukupi untuk berpuasa meskipun disambung. Contohnya jika anak sudah merasa sangat lapar ketika dzuhur, buka puasa saja terlebih dahulu kemudian puasa lagi sampai adzan maghrib. Atau jika anak tersebut masih kurang mampu bisa melakukan puasa setengah hari, semampunya.
Rukun Puasa
1. Niat
Niat merupakan tahapan penting dalam
menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Niat harus dilakukan sebelum menjalankan
ibadah puasa Ramadhan dan harus diucapkan sebelum fajar
tiba.
2. Menahan diri dari kegiatan makan, minum, bersetubuh, maupun hal-hal lain yang membatalkan puasa.
Sunnah Puasa Ramadhan
Berikut ini beberapa sunnah puasa Ramadhan :
1. Sahur
2. Segera berbuka saat waktu buka puasa
3. Membaca doa buka puasa
4. Berbuka dengan yang manis-manis
5. Memberi makan pada orang yang berbuka
6. Memperbanyak ibadah dan berderma, dan masih banyak lagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar